Abstrak
Permasalahan dari pemakaian teknologi informasi di lakukan audit sehingga belum diketahui efisiensi dan tingkat kapabilitas tata kelola teknologi informasi yang sudah ada. Dari permasalahan tersebut maka perlu dilakukan audit dalam pengelolaan teknologi informasi, agar dapat mengetahui sejauh mana penerapan tata kelola Teknologi Informasi dan apakah sistem yang telah dibuat sesuai dengan renstra (Rencana Strategis). Dalam penelitian ini menggunakan model kapabilitas sebagai alat ukur terhadap jawaban responden dari kuesioner yang dibuat berdasarkan framework cobit 5 serta sebagai pemberi definisi dan pemahaman proses tata kelola teknologi informasi yang sedang berjalan. Berdasarkan rekapitulasi jawaban dari para responden, maka didapatkan nilai tingkat kapabilitas saat ini sebesar 3,18 pada rentang 0-5. Untuk mendapatkan hasil yang diharapkan, maka dibuatlah beberapa usulan untuk meningkatkan kinerja serta sebagai acuan perbaikan tata kelola teknologi informasi yang akan datang.
Pendahuluan
Dalam era globalisasi, perkembangan teknologi informasi di Indonesia berjalan cukup pesat.
Globalisasi yang diartikan suatu proses menyatunya dunia yang meliputi berbagai bidang tata kehidupan dunia mengandung karakteristik adanya perubahan keterbukaan, kreativitas, kecanggihan, kecepatan, keterikatan, keunggulan, kekuatan dan kompetisi bebas. Sebagai salah satu bidang yang mempersiapkan sumberdaya manusia, dunia pendidikan dituntut untuk mengkonversikan tacit knowledge yang merupakan pengetahuan yang lahir berdasarkan pengalaman asli (learn by experience) dengan memasukkan elemen-elemen iptek modern sehingga menjadi explisit knowledge
yang menghasilkan produk-produk baru sesuai dengan state of the artmutakhir dan kompetitif .
Dengan kata lain sebagai kunci memasuki dunia bisnis global adalah kualifikasi yang meliputi
ketrampilan, ilmu pengetahuan dan pengalaman yang dikombinasikan dengan sertifikasi
internasional sebagai pengakuan global. Teknologi informasi dalam pandangan sempit menjelaskan sisi teknologi dari sebuah teknologi informasi, seperti hardware, software, database, networks, dan
peralatan lain. Dalam konsep yang lebih luas, teknologi informasi menjelaskan suatu koleksi teknologi informasi, pemakai, dan manajemen bagi keseluruhan organisasi (Siswanto, 1997). Teknologi informasi pada azasnya mencoba memanfaatkan isyarat, agar dapat dikembangkan cara-cara untuk memperluas jangkauan kemampuan otak manusia. Teknologi senantiasa terkait dengan penciptaan sesuatu yang sempurna (Setiawan, 2008). Pada hakekatnya teknologi informasi bukanlah bidang steril dari pengaruh bidang lain, tetapi teknologi informasi merupakan alat bantu dalam menyelesaikan permasalahan yang dihadapi manusia. Pemanfaatan teknologi informasi dapat
Control Objective for Information & Related Technology (COBIT) adalah sekumpulan dokumentasi best practice untuk IT Governance yang dapat membantu auditor, pengguna (user), dan manajemen, untuk menjembatani gap antara resiko bisnis, kebutuhan kontrol dan masalah-masalah teknis IT .
COBIT mendukung tata kelola TI dengan menyediakan kerangka kerja untuk mengatur keselarasan TI dengan bisnis. Selain itu, kerangka kerja juga memastikan bahwa TI memungkinkan bisnis, memaksimalkan keuntungan, resiko TI dikelola secara tepat, dan sumber daya TI digunakan secara bertanggung jawab .
COBIT merupakan standar yang dinilai paling lengkap dan menyeluruh sebagai framework IT audit karena dikembangkan secara berkelanjutan oleh lembaga swadaya profesional auditor yang tersebar di hampir seluruh negara. Dimana di setiap negara dibangun chapter yang dapat mengelola para profesional tersebut.
Globalisasi yang diartikan suatu proses menyatunya dunia yang meliputi berbagai bidang tata kehidupan dunia mengandung karakteristik adanya perubahan keterbukaan, kreativitas, kecanggihan, kecepatan, keterikatan, keunggulan, kekuatan dan kompetisi bebas. Sebagai salah satu bidang yang mempersiapkan sumberdaya manusia, dunia pendidikan dituntut untuk mengkonversikan tacit knowledge yang merupakan pengetahuan yang lahir berdasarkan pengalaman asli (learn by experience) dengan memasukkan elemen-elemen iptek modern sehingga menjadi explisit knowledge
yang menghasilkan produk-produk baru sesuai dengan state of the artmutakhir dan kompetitif .
Dengan kata lain sebagai kunci memasuki dunia bisnis global adalah kualifikasi yang meliputi
ketrampilan, ilmu pengetahuan dan pengalaman yang dikombinasikan dengan sertifikasi
internasional sebagai pengakuan global. Teknologi informasi dalam pandangan sempit menjelaskan sisi teknologi dari sebuah teknologi informasi, seperti hardware, software, database, networks, dan
peralatan lain. Dalam konsep yang lebih luas, teknologi informasi menjelaskan suatu koleksi teknologi informasi, pemakai, dan manajemen bagi keseluruhan organisasi (Siswanto, 1997). Teknologi informasi pada azasnya mencoba memanfaatkan isyarat, agar dapat dikembangkan cara-cara untuk memperluas jangkauan kemampuan otak manusia. Teknologi senantiasa terkait dengan penciptaan sesuatu yang sempurna (Setiawan, 2008). Pada hakekatnya teknologi informasi bukanlah bidang steril dari pengaruh bidang lain, tetapi teknologi informasi merupakan alat bantu dalam menyelesaikan permasalahan yang dihadapi manusia. Pemanfaatan teknologi informasi dapat
memberikan implikasi kinerja yang lebih baik pada teknologi informasi.
Cobit
Control Objective for Information & Related Technology (COBIT) adalah sekumpulan dokumentasi best practice untuk IT Governance yang dapat membantu auditor, pengguna (user), dan manajemen, untuk menjembatani gap antara resiko bisnis, kebutuhan kontrol dan masalah-masalah teknis IT .
COBIT mendukung tata kelola TI dengan menyediakan kerangka kerja untuk mengatur keselarasan TI dengan bisnis. Selain itu, kerangka kerja juga memastikan bahwa TI memungkinkan bisnis, memaksimalkan keuntungan, resiko TI dikelola secara tepat, dan sumber daya TI digunakan secara bertanggung jawab .
COBIT merupakan standar yang dinilai paling lengkap dan menyeluruh sebagai framework IT audit karena dikembangkan secara berkelanjutan oleh lembaga swadaya profesional auditor yang tersebar di hampir seluruh negara. Dimana di setiap negara dibangun chapter yang dapat mengelola para profesional tersebut.
Review Paper
berikut beberapa review cobit 5 menurut ahlinya :
Dewi Ciptaningrum , Eko Nugroho, Dani Adhipta(2015) melakukan audit sistem informasi di Pemerintah Kota Yogyakarta menggunakan COBIT5 untuk Keamanan Informasi. .
Tujuan penelitian yang dibuatnya untuk menghasilkan lima (5) proses
dalam COBIT 5.Penelitian ini dibuat untuk nilai kapabilitas keamanan
SI di Pemerintah Kota Yogyakarta dari lima (5) proses, semua proses
berada pada tingkat kapabilitas 1 Performed Process.Dengan penelitian
ini manajemen dapat menjaga keamanan pemerintahan kota Yogyakarta.
Tahapan cobit yang di gunakan adalah Mapping. hasil yang di peroleh
dari penelitian ini adalah dapat melakukan pemetaan secara luas di
lingkup pemerintahan.
Yudhis
Cahyo Eko, Ahmad Holil Noor Ali, Prih Haryanta(2013) melakukan audit
sistem informasi di KPPN Surabaya II menggunakan cobit 5. tujuan
penelitian yang di buatnya untuk mengaudit proses pengelolaan
lingkungan fisik TI pada KPPN SurabayaII. memudahkan
auditor internal untuk melakukan audit TI pada KPPN Surabaya II. Panduan audit ini nantinya diharapkan dapat membantu jalannya proses audit oleh auditor, mulai dari tahap perencanaan, sampai dengan pelaporan. Dokumen panduan audit ini akan berisi tujuan, ruang lingkup audit, auditor internal, checklist,prosedur audit, serta form temuan audit. tahapan-tahapan yang di lakukan ada 3 yaitu
Pengumpulan Data Pembuatan, Dokumen Panduan Audit ,Verifikasi Dokumen Panduan Audit. hasil yang akan di peroleh adalah dapat melakukan mapping,dan pada akhirnya penelitian ini masih terus di kembangkan
Devi Fitrianah dan Yudho Giri Sucahyo melakukan penelitian Universitas XYZ menggunakan cobit 5 detailed control objective. tujuan penelitian di buat untuk Melakukan evaluasi terhadap pengelolaan teknologi informasi atau manajemen teknologi informasi yang ada di universitas XYZ.penelitian ini di buat karena kehilangan data, kesalahan dalam pengambilan
keputusan, kebocoran data, penyalahgunaankomputer dan nilai investigasi TI yang tinggi tetapi
tidak diimbangi dengan pengembalian nilai yang sesuai. Dengan penelitian ini diharapkan kelalalian universitas dapat di minimalis supaya tidak ada lagi kesalahan-kesalahan dan untuk perbaikan pengelolaannya di masa yang akan datang. sedangkan tahapan metode yang di gunakan adalah panduan yang ada dalam melakukan sebuah kajian teknlogi informasi/IT assurance guide. hasil yang di peroleh dari cobit 5 ini adalah bisa mengambil keputusan yang benar . pada penelitian ini masih dalam masa pengembangan yang lebih baik lagi.
Alexander Setiawan(2008 ) melakukan audit sistem informasi pada perguruan tinggi Yogyakarta menggunakan Cobit 5. tujuan penelitaan di buat untuk mengetahui klasifikasi Perguruan Tinggi Swasta di Yogyakarta berdasarkan penerapan teknologi informas . penelitan ini di buat untuk untuk mengetahui sumbangan penerapan teknologi informasi, serta untuk mengetahui evaluasi penerapan teknologi informasi pada Perguruan Tinggi Swasta di Yogyakarta.Secara umum tahapan cobit 5 di gunakan adalah level of maturity berisi statement-statement. hasil yang di peroleh adalah menggambarkan tingkat kehandalan aktivitas-aktivitas pengendalian sistem informasi yang dirangkum oleh ISACA dari konsensus berbagai pendapat ahli dan praktek-praktek terbaik di bidang teknologi informasi yang bersifat generik dan telah dijadikan sebagai standar intemasional.
auditor internal untuk melakukan audit TI pada KPPN Surabaya II. Panduan audit ini nantinya diharapkan dapat membantu jalannya proses audit oleh auditor, mulai dari tahap perencanaan, sampai dengan pelaporan. Dokumen panduan audit ini akan berisi tujuan, ruang lingkup audit, auditor internal, checklist,prosedur audit, serta form temuan audit. tahapan-tahapan yang di lakukan ada 3 yaitu
Pengumpulan Data Pembuatan, Dokumen Panduan Audit ,Verifikasi Dokumen Panduan Audit. hasil yang akan di peroleh adalah dapat melakukan mapping,dan pada akhirnya penelitian ini masih terus di kembangkan
Devi Fitrianah dan Yudho Giri Sucahyo melakukan penelitian Universitas XYZ menggunakan cobit 5 detailed control objective. tujuan penelitian di buat untuk Melakukan evaluasi terhadap pengelolaan teknologi informasi atau manajemen teknologi informasi yang ada di universitas XYZ.penelitian ini di buat karena kehilangan data, kesalahan dalam pengambilan
keputusan, kebocoran data, penyalahgunaankomputer dan nilai investigasi TI yang tinggi tetapi
tidak diimbangi dengan pengembalian nilai yang sesuai. Dengan penelitian ini diharapkan kelalalian universitas dapat di minimalis supaya tidak ada lagi kesalahan-kesalahan dan untuk perbaikan pengelolaannya di masa yang akan datang. sedangkan tahapan metode yang di gunakan adalah panduan yang ada dalam melakukan sebuah kajian teknlogi informasi/IT assurance guide. hasil yang di peroleh dari cobit 5 ini adalah bisa mengambil keputusan yang benar . pada penelitian ini masih dalam masa pengembangan yang lebih baik lagi.
Alexander Setiawan(2008 ) melakukan audit sistem informasi pada perguruan tinggi Yogyakarta menggunakan Cobit 5. tujuan penelitaan di buat untuk mengetahui klasifikasi Perguruan Tinggi Swasta di Yogyakarta berdasarkan penerapan teknologi informas . penelitan ini di buat untuk untuk mengetahui sumbangan penerapan teknologi informasi, serta untuk mengetahui evaluasi penerapan teknologi informasi pada Perguruan Tinggi Swasta di Yogyakarta.Secara umum tahapan cobit 5 di gunakan adalah level of maturity berisi statement-statement. hasil yang di peroleh adalah menggambarkan tingkat kehandalan aktivitas-aktivitas pengendalian sistem informasi yang dirangkum oleh ISACA dari konsensus berbagai pendapat ahli dan praktek-praktek terbaik di bidang teknologi informasi yang bersifat generik dan telah dijadikan sebagai standar intemasional.
Abdul Hakim, Hoga Saragih, Agus Suharto( 2014) melakukan audit audit sistem informasi pada Pusat Data dan Teknologi Informasi ESDM menggunakan Cobit 5. tujuan penelitan di buat untuk mengetahui sejauh mana pengelolaan dan pemanfaatan TI dalam meningkatkan pelayanan TI di KESDM dan mengrekomdasikan usualn kebijakan pengelolaan TI yang efektif dan efisien. Penelitian ini dibuat karena belum adanya suatu sistem tata kelola terstandar baik dalam
pengelolaan dan pengadaan perangkat TI pada setiap unit kerja, sehingga sulit dalam penanganan
permasalahan pada setiap user serta masih belum adannya sistem integrasi pengelolaan data KESDM. Dengan penelitian ini dapat Meningkatkan investasi dalam pengelolaan dan pengembangan sistem informasi yang akan terus meningkat di masa mendatang. Pengawasan maupun penilaian terhadap kinerja TI khususnya sistem informasi yang digunakan dan evaluasi kinerja sistem maupun karyawan baik karyawan non TI maupun karyawan TI yang terlibat dalam sistem informasi ESDM tersebut belum dilakukan secara optimal. Dengan penelitian ini di harpkan bisa melakukan pengelolaan dan mengadakn perangkat TI pada setiap unit kerja. Secara umum tahapan cobit 5 yang di gunakan adalah Evaluate, Direct, dan Monitor . hasil yang di peroleh dari cobit 5 ini adalah Memenuhi Kebutuhan Stakeholder Melingkupi Seluruh Perusahaan Menerapkan Suatu Kerangka Tunggal yang Terintegrasi. pada penelitiaan ini masih dalam tahap pengembangan .
Daftar Pustaka
C.Dewi , Eko Nugroho, Dani Adhipta,2015,"Audit keamanan sistem informasi pada kantor pemerintah kota Yogyakarta menggunakan cobit 5",Seminar Nasional Teknologi Informasi dan Komunikasi 2015 (SENTIKA 2015)ISSN:2089-9815 , 28 Maret 2015,Yogyakarta.
E.C.Yudhis , Ahmad Holil Noor Ali, Prih Haryanta ,2013"Pembuatan Panduan Audit Teknologi Informasi pada Proses Pengelolaan Lingkungan Fisik Berbasis COBIT 5 di KPPN
Surabaya II.JURNAL TEKNIK POMITS Vol. 2, No. 1, (2013) ISSN: 2337-3539 (2301-9271
Print) , Yogyakarta.
Fitrianah Devi dan Yudho Giri Sucahyo, "audit sistem informasi dengan kerangka kerja cobit evaluasi manajemen teknologo informasi di universitas XYZ".
Setiawan,Alexander 2008 Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi 2008 (SNATI 2008) ISSN: 1907-5022 ,Surabaya.
HakimAbdul , Hoga Saragih, Agus Suharto, 2014, "Evaluasi tata kelola Teknologi Informasi menggunakan Cobit 5".Journal of Inf ormation Systems Volume 10, Issue 2,October 2014

0 comments:
Post a Comment